Heparin untuk mencegah penggumpalan darah

Mencegah Pembekuan Darah dengan Heparin

Di dunia ini tentunya ada berbagai macam penyakit beserta, cara mengobati dan obat-obatannya. Salah satunya adalah obat yang bisa mencegah pembekuan darah. Namanya Heparin. Sudahkah kamu mengenalnya?

Pengertian Heparin dan Fungsinya

Heparin adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk mengencerkan darah. Dengan kata lain membantu mencegah pembentukan gumpalan darah yang diakibatkan kondisi tertentu atau prosedur medis tertentu. Misalnya saja, operasi, dialisis atau cuci darah, transfusi darah, atau mengambil sampel darah., hingga pembekuan arteri koroner. Obat ini pun umumnya digunakan sebelum tindakan operasi supaya mengurangi risiko pembekuan darah.

Heparin bekerja membantu menjaga aliran darah tetap lancar dengan membuat zat alami tertentu dalam tubuh (protein antipembekuan) agar bekerja lebih baik. Obat tidak dapat melarutkan gumpalan darah yang telah terbentuk, tetapi hanya mencegah gumpalan menjadi lebih besar dan menyebabkan masalah yang lebih serius.

Apa Saja Efek Samping Obat Heparin?

Kamu pasti setuju jika aku mengatakan efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Karena umumnya kembali pada kondisi medis masing-masing, dan alergi. Namun, apabila sampai terjadi efek samping yang mengganggu aktivitas kamu atau bahkan memburuk. Jangan ditunda lagi, segera mencari bantuan tenaga ahli atau para medis.

Nah, berdasarkan artikel yang saya baca, beberapa efek samping yang bisa saja terjadi setelah penggunaan obat Heparin adalah:

  • Terjadinya pendarahan atau memar yang tidak biasa.
  • Perdarahan yang dialami menjadi tidak terkontrol
  • Muncul reaksi alergi. Mulai dari gatal, menggigil, dan demam.
  • Menimbulkan iritasi, rasa nyeri, kemerahan, atau bisa saja luka di tempat suntikan.
  • Terjadinya peningkatan enzim hati pada hasil tes fungsi hati.

Untuk memastikan efek samping yang dialami tersebut gejala ringan atau sebaliknya. Jika dalam beberapa minggu membaik, kamu tak perlu khawatir. Namun jika bertambah parah atau tak kunjung ada tanda-tanda sembuh. Segeralah pergi ke pusat kesehatan masyarakat setempat, klinik, rumah sakit, dan lainnya.

Heparin untuk mencegah penggumpalan darah

Cara Menyimpan Heparin Sebelum Digunakan

Heparin paling baik disimpan pada suhu ruangan yang sejuk. Kemudian jauhkan dari cahaya matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di toilet atau kamar mandi. Apalagi sampai dibekukan.

Akan jauh lebih baik jika kamu memperhatikan instruksi penyimpanan yang ada pada kemasan produk atau tanyakan kepada apotekernya. Selain itu, jika di rumah memiliki anak kecil dan hewan peliharaaan. Pastikan semua obat-obatan, termasuk Heparin dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Siapa nih yang suka menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan? Itu tak boleh ya temans, kecuali ada instruksi khususnya. Kemudian buang produk ini kalau sudah kadaluwarsa atau sudah tidak diperlukan lagi. Akan jauh lebih baik jika kamu berkonsultasi kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Heparin.

Cara Menggunakan Heparin

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum menggunakan heparin. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.

Heparin jenis suntik hanya diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter. Untuk heparin gel, oleskan tipis-tipis pada area kulit yang mengalami penggumpalan darah atau memar. Sebelum menggunakan heparin, cek kembali tanggal kedaluwarsa dan ada atau tidaknya perubahan fisik dari obat, misalnya perubahan warna.

Gunakan heparin gel pada jam yang sama setiap hari agar efeknya maksimal. Bila lupa menggunakannya, segera gunakan obat ini begitu teringat jika jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Terkadang, penggunaan heparin perlu dibarengi dengan obat antiplatelet atau antikoagulan lain, seperti aspirin, clopidogrel, atau warfarin. Lakukan pemeriksaan secara rutin sesuai anjuran dokter bila menggunakan heparin bersama dengan obat-obatan tersebut.

Simpan heparin di ruangan dengan suhu kamar. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau terkena paparan sinar matahari secara langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Selain itu perhatikan juga dosisnya, ada tata caranya lho temans, tak bisa sembarangan.

Nah kalau kamu sedang mencari direktori obat heparin ini, bisa banget lihat di situs sehatq.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© All Right Reserved