Hati-hati, Makanan Ini Bisa Jadi Penyebab Diare

Diare adalah gangguan pencernaan yang semua orang di dunia pasti pernah mengalaminya. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab diare. Salah satunya karena jenis makanan yang kamu konsumsi secara berlebihan.

Misalnya mengonsumsi makanan pedas setiap hari. Bahkan makanan yang level pedasnya sangat berlebihan, melewati batas toleransi yang bisa tubuh terima.

Nah, di artike kali ini, saya akan mengajak kamu untuk sama-sama mengetahui makanan apa saja yang menyebabkan diare beserta cara untuk mencegahnya agar pencernaan tetap sehat. Baca sampai selesai, ya!

Jenis Makanan yang Menjadi Penyebab Diare

Gejala diare ditandai dengan buang air besar dengan intensitas yang sering dan feses yang encer.

Hal tersebut akibat sistem pencernaan tidak dapat menyerap cairan atau nutrisi secara efisien atau saat usus menghasilkan cairan berlebih.

sakit perut dan tinja cair merupakan salah satu gejala diare paling umum

Jika kamu mengalami tanda-tanda diare, segeralah untuk mengobatinya supaya tidak berkelanjutan dan menyebabkan tubuh menjadi lemas serta dehidrasi.

Nah, dalam proses mengobati diare, kamu harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.

Jangan sampai kamu tidak menyadari bahwa kamu terus mengonsumsi makanan yang menyebabkan mencret.

Sebab, bukan hanya makanan pedas yang bisa mengiritasi sistem pencernaan atau menyebabkan reaksi alergi, yang memicu diare. Ada jenis makanan lainnya, seperti:

1. Makanan Pedas

Makanan pedas dapat menyebabkan diare karena memiliki kandungan capsaicin. Capsaicin adalah senyawa kimia yang memberikan rasa pedas pada makanan.

Selain itu, zat ini juga dapat merangsang reseptor panas di dalam usus. Ketika reseptor panas terstimulasi, maka kontraksi di bagian otot-otot usus jadi meningkat, sehingga mempercepat gerakan makanan melalui sistem pencernaan, dan mengurangi penyerapan air oleh usus.

Akhirnya tentu saja tinja atau feses menjadi lebih cair dan frekuensi pengeluarannya meningkat serta bisa menyebabkan diare.

Selain itu, makanan pedas juga bisa meningkatkan produksi asam lambung, yang mana dapat mengganggu keseimbangan pH dalam saluran pencernaan.

makanan pedas mengandung capcaisin yang bisa membuat kamu terkena diare jika dikonsumsi berlebihan

Peningkatan asam lambung mendorong proses pencernaan makanan bergerak lebih cepat di usus, yang juga dapat menyebabkan diare.

Makanan pedas juga bisa menyebabkan reaksi atau peradangan inflamasi dalam sistem pencernaan yang berkontribusi pada gejala diare. Reaksi ini terjadi pada beberapa individu yang memiliki sensitivitas tertentu terhadap makanan pedas.

2. Makanan Berlemak Tinggi

Kenapa makanan berlemak tinggi dapat menyebabkan diare? Karena jenis makanan ini membuat proses pencernaan melambat dan menjadi kompleks ketika tubuh berusaha mencerna lemak.

Faktanya sistem pencernaan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna lemak daripada karbohidrat atau protein.

Lemak merangsang pelepasan hormon usus yang memperlambat gerakan usus. Jadi memungkinkan makanan tetap berada di dalam usus lebih lama dan penyerapan air oleh usus meningkat.

Akibatnya feses menjadi lebih cair dan meningkatkan risiko terjadinya diare. Konsumsi makanan berlemak tinggi juga dapat memicu produksi asam empedu yang lebih besar oleh kantong empedu.

Hal tersebut dapat menyebabkan iritasi pada usus dan meningkatkan kontraksi usus, yang memicu terjadinya diare.

3. Makanan Berserat Tinggi

Makanan berserat tinggi memang dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat pencernaan lancar. Akan tetapi jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

Tentu saja bisa mendorong organ pencernaan seperti usus terlalu lancar dalam mengeluarkan kotoran berbentuk feses.

Jadi jangan heran jika kamu langsung diare ketika terlalu banyak mengonsumsi makanan berserat seperi pisang, wortel, dan lainnya karena terjadinya penumpukan gas di usus.

Baca juga: Tips Buang Air Besar Lancar

4. Makanan Laktosa

Meski konsumsi susu baik untuk kesehatan tulang, nyatanya ada beberapa orang yang mengalami intoleransi laktosa.

Orang dengan intoleransi laktosa biasanya tidak dapat mencerna laktosa dengan baik. Jadi, saat mengonsumsi produk susu atau makanan yang mengandung laktosa, seperti keju, yogurt, dan lainnya. Hal tersebut dapat mendorong terjadinya diare.

intoleransi laktosa

5. Makanan yang Mengandung Gula Alkohol

Gula alkohol seperti sorbitol, mannitol, dan xylitol, yang sering ditemukan dalam permen karet, permen, dan makanan ringan, dapat menyebabkan diare pada beberapa orang jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

6. Makanan Tertentu yang Menyebabkan Alergi atau Intoleransi

Beberapa orang mungkin memiliki alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu, seperti gluten, telur, atau kacang-kacangan. Konsumsi makanan ini dapat memicu reaksi alergi atau intoleransi, termasuk diare.

Cara Mencegah Diare yang Disebabkan oleh Makanan

  • Menghindari Makanan Pemicu. Jika kamu menyadari bahwa makanan tertentu sering menyebabkan diare, hindari makanan tersebut atau konsumsi dalam jumlah yang lebih sedikit.
  • Mengonsumsi Makanan dengan Bijak. Konsumsilah makanan dengan bijak dan seimbang. Cobalah untuk menghindari makanan berlemak tinggi atau makanan yang terlalu pedas.
  • Menghindari Gula Alkohol. Jika kamu rentan terhadap diare akibat gula alkohol, pertimbangkan untuk membatasi konsumsi permen karet, permen, dan makanan ringan yang mengandung sorbitol, mannitol, atau xylitol.
  • Perhatikan Label Makanan. Selalu perhatikan label makanan untuk memeriksa apakah makanan tersebut mengandung bahan-bahan yang dapat memicu diare, seperti laktosa atau gluten.
  • Konsultasikan dengan Ahli Gizi. Jika kamu memiliki masalah pencernaan yang serius atau sering mengalami diare, konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan saran yang sesuai tentang dietmu.

Kesimpulan

Meskipun Diare adalah gejala kesehatan yang menjengkelkan, namun kamu tak perlu khawatir berlebihan. Sebab perubahan kecil dalam pola makanmu dapat membantu mencegahnya.

Ya, kamu dapat menghindari makanan pemicu diare untuk mengurangi risiko mengalami diare. Hindarilah konsumsi makakanan pedas, mengandung laktosa, berlemak tinggi, dan lainnya.

Tinggalkan komentar